Mahasiswi Fakultas Saintek Unipdu Berhasil Ciptakan Deteksi Kebakaran Lahan Berbasis IOT -->

Mahasiswi Fakultas Saintek Unipdu Berhasil Ciptakan Deteksi Kebakaran Lahan Berbasis IOT

Selasa, 22 Januari 2019

Kabar Nusantara - Mahasiswi Fakultas Saintek Unipdu Jombang menciptakan inovasi baru berupa alat pendeteksi kebakaran lahan pertanian yang di berinama Si-Jabun (Si Jaga Kebun). Ekky Sukmawati Mahasiswi yang telah berhasil menciptakan inovasi tersebut mengungkapkan bahwa selama ini musibah kebakaran tebu sering melanda para petani bahkan dalam beberapa kasus ada yang sengaja membakar lahan tebu. Hal tersebut yang mendorong Ekky untuk membuat sebuah inovasi alat  deteksi kebakaran yang di tulis dalam skripsinya dengan judul " Aplikasi Pendeteksi Kebakaran di Kebun Tebu Berbasis Internet Of Things Menggunakan Platform Android".  Alat tersebut memiliki tiga sensor yaitu sensor api, sensor suhu dan sensor asap dalam ujicoba yang telah dilakukan Si-Jabun saat ini memasuki tahap alfa yang artinya sudah siap dalam skala prototipe yang rencanya akan di pasarkan dengan harga Rp 350 ribu dan akan kami hitung lagi untuk biaya instalasinya ucapnya. Pengembangan prototipe tersebut telah mengarah kepada Industri 4.0 dengan melakukan integrasi berbasis aplikasi android yang memungkinkan petani bisa memantau kondisi persawahan dengan menggunakan teknologi HP Android.

Masrur Dekan Fakultas Saintek mengapresiasi hasil inovasi tersebut sekaligus mendorong semua civitas akademik unipdu untuk bisa membuat inovasi di era digital saat ini. Dalam proses pengujian alat tersebut di hadiri juga oleh Chandra salah satu Dosen Unipdu yang berhasil menciptakan pengaman motor berbasis android dan memberikan masukan bahwa Si-Jabun harus memiliki arsitektur sistem yang tahan air dan api sehingga bisa di terapkan dan berfungsi dengan baik khususya di lahan tebu. Erliyah Kaprodi Sistem Informasi Fakultas Saintek Unipdu mengemukakan bahwa dalam pengujian alfa yang dilakukan bahwa sensor sensor telah berjalan baik sesuai dengan fungsinya. Eky menambahkan temuan tersebut akan terus dia kembangkan dan bercita-cita untuk mendirikan perusahaan starup digital yang bergerak di bidang pertanian (Widodo S)