Kegiatan ini bertujuan mendukung pencapaian SDGs 12, yaitu konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab sebagai target utama serta SDGs 13, yaitu penanganan perubahan iklim melalui aksi nyata kampanye pengurangan sampah sekali pakai dan edukasi gaya hidup ramah lingkungan di lingkungan Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNY.
Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya volume sampah plastik di lingkungan kampus, khususnya dari kemasan minuman dan makanan sekali pakai yang digunakan mahasiswa dan civitas akademika setiap harinya. Berdasarkan observasi tim di lapangan, kantin dan area publik FEB UNY masih didominasi oleh penggunaan plastik sekali pakai. Didukung dengan hasil survei melalui gform, menunjukkan bahwa 3 dari 10 mahasiswa mengaku tidak membawa tumbler serta 9 dari 10 mahasiswa tidak membawa kotak makan dari rumah. Hal ini berpotensi mencemari lingkungan dan memperburuk dampak perubahan iklim dalam jangka waktu yang panjang.
Program ini diikuti oleh beberapa mahasiswa akuntansi FEB UNY, dengan fokus kampanye penggunaan tumbler dan wadah bekal sebagai alternatif pengganti plastik sekali pakai, edukasi mengenai dampak sampah plastik terhadap perubahan iklim global.
Program ini dijalankan oleh 7 mahasiswa Akuntansi FEB UNY, yaitu Regina Jelita Wulandari, Adila Eka Purwanta, Salsa Dwi Listiani, Maryam Labiba, Abdillah Al Ishfahani, Parade Beckam Simangunsong, dan Hilaria Dina Febrianty.
Pelaksanaan kegiatan dimulai dengan mewawancarai mahasiswa FEB yang kami jumpai dan survei melalui gform terkait penggunaan tumbler dan wadah bekal di lingkungan FEB UNY, dilanjutkan dengan sosialisasi mengenai bahaya plastik sekali pakai dan hubungannya dengan perubahan iklim, pembagian tumbler gratis kepada mahasiswa, serta demonstrasi langsung manfaat membawa wadah bekal dari rumah sebagai bentuk penguatan kesadaran.
“Kami ingin membuktikan bahwa perubahan besar dimulai dari kebiasaan kecil. Membawa tumbler dan wadah bekal mungkin terlihat sederhana, tapi jika dilakukan secara konsisten, dampak terhadap sampah plastik dan emisi karbon akan terlihat sangat nyata,” ujar salah satu mahasiswa.
Selain melakukan kampanye langsung, mahasiswa juga melakukan dokumentasi video dan konten edukasi yang akan dipublikasikan melalui media sosial sebagai bentuk penyebarluasan kesadaran publik mengenai pentingnya keterlibatan generasi muda dalam menjaga lingkungan dari ancaman perubahan iklim.
Kegiatan ini juga memperkuat soft skills mahasiswa, termasuk kemampuan komunikasi di publik, kerja sama tim, manajemen proyek berbasis nilai yang berkelanjutan, serta kemampuan analisis dampak lingkungan.
Kedepannya, tim ini merencanakan keberlanjutan program kampanye ini sebagai kegiatan rutin yang dapat diperluas melalui kolaborasi dengan unit kegiatan mahasiswa (UKM), pengelola kantin FEB, hingga pihak Dekanat kampus dalam mewujudkan kampus bebas plastik sekali pakai.
Program ini diharapkan mampu menjadi gerakan kepedulian lingkungan generasi muda yang berkelanjutan serta mendorong percepatan pencapaian SDGs 12 dan 13 di tingkat kampus, sejalan dengan komitmen Indonesia dalam agenda Pembangunan berkelanjutan global.
Penulis:
- Regina Jelita Wulandari (25080130055)
- Adila Eka Purwanta (25080130079)
- Abdillah Al Ishfahani (25080130080)
- Salsa Dwi Listiani (25080130176)
- Maryam Labiba (25080130062)
- Parade Beckam Simangunsong (25080130235)
- Hilaria Dina Febrianty (25080130206)
- Dosen Pengampu: Dr. Tristanti, S.pd., M.pd.

