Iklan

,

Satu Pohon, Satu Aksi, Selamatkan Bumi: Langkah Mahasiswa UNY Mengajak Generasi Muda di Mendukung Perwujudan SDGs 13

Redaksi Kabar Nusantara
Minggu, 17 Mei 2026, 16.07 WIB Last Updated 2026-05-17T09:07:48Z

Foto Bersama Pemudi pada Kegiatan Aksi Tanam Pohon (Sumber: Dokumentasi Tim)

Kabar Nusantara - Bantul, 16 Mei 2026 - Mahasiswa Departemen Administrasi Publik Universitas Negeri Yogyakarta angkatan 2023 dengan anggota tim, yaitu Alika Dewi Hapsari, Nita Nur Fitriana, dan Lisa Durotun Nasifah melaksanakan edukasi sekaligus praktik bercocok tanam pada Minggu 10 Mei 2026, bertempat di Patihan, Gadingsari, Sanden, Kabupaten Bantul. Melalui mata kuliah Pendidikan dan Pembangunan Berkelanjutan yang dibimbing oleh Dr. Yumi Hartati, S.Pd, M.Pd., kegiatan ini merupakan bagian dari pengabdian masyarakat berbasis Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 13: Penanganan Perubahan Iklim (Climate Action). Dengan adanya kegiatan ini, mahasiswa berupaya mengedukasi pentingnya menjaga lingkungan dan keseimbangan alam secara produktif dan interaktif di kalangan generasi muda.


Kegiatan yang mengusung tema “Satu Pohon, Satu Aksi, Selamtkan Bumi” ini dihadiri oleh sejumlah pemudi di Patihan, Bantul sebagai bentuk partisipasi dalam aksi peduli lingkungan. Dalam kegiatan tersebut, para peserta diberikan pemahaman mengenai pentingnya tujuan SDGs ke-13, yaitu penanganan perubahan iklim yang saat ini menjadi salah satu tantangan besar di dunia. Selain sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan, kegiatan ini juga bertujuan meningkatkan kesadaran generasi muda terhadap dampak perubahan iklim yang semakin nyata terjadi di sekitar kita. Penanaman pohon dipilih karena memiliki banyak manfaat dalam membantu mengurangi dampak pemanasan global. Pohon mampu menyerap karbon dioksida (CO2) dan gas rumah kaca lainnya yang menjadi penyebab utama perubahan iklim. 


Dalam kegiatan ini, mahasiswa memberikan edukasi secara langsung kepada para pemudi di Patihan, Bantul mengenai pentingnya penanganan perubahan iklim. Mahasiswa menggunakan poster interaktif sebagai media edukasi agar peserta lebih mudah memahami materi yang disampaikan. Selain itu, para pemudi juga diajak untuk melakukan aksi penanaman pohon dengan memanfaatkan barang bekas sebagai pot tanaman. Kegiatan ini sebagai bentuk kepedulian nyata generasi muda dalam penanganan perubahan iklim.


Kegiatan yang ikuti oleh sejumlah pemudi di Patihan, Bantul ini mendapat respon positif dari pemudi setempat karena dinilai mampu meningkatkan kesadaran lingkungan sejak usia muda. Melalui projek ini, para pemudi memperoleh wawasan baru mengenai pentingnya aksi nyata dalam menghadapi perubahan iklim, salah satunya dengan kegiatan sederhana seperti penanaman pohon di lingkungan rumah. “Saya sangat senang dan mengapresiasi kegiatan ini karena kalau bukan dimulai dari kita, siapa lagi yang menjaga keberlangsungan lingkungan,” ujar Silfia Nur Fitriana, salah satu pemudi setempat. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi langkah positif dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap isu lingkungan dan perubahan iklim, sejalan dengan upaya pencapaian SDGs 13 tentang Penanganan Perubahan Iklim dan SDGs 15 tentang Menjaga Ekosistem Daratan.


Kegiatan Tanam Pohon bersama Pemudi (Dokumentasi Tim)


Sebagai penutup, satu proyek ini menjadi satu contoh bahwa UNY berkomitmen untuk terus mendukung pencapaian SDGs melalui berbagai kegiatan pengabdian masyarakat yang melibatkan peran aktif mahasiswa. UNY terus mendorong keterlibatan mahasiswa dalam menciptakan perubahan positif bagi lingkungan dan masyarakat. Ke depan, kegiatan serupa diharapkan dapat dilaksanakan secara berkelanjutan dengan melibatkan lebih banyak masyarakat sehingga mampu menumbuhkan budaya peduli lingkungan dan mewujudkan lingkungan yang lebih sehat bagi generasi mendatang.
Dokumentasi kegiatan ini dapat dilihat melalui akun YouTube pribadi milik mahasiswa Departemen Administrasi Publik dan akan menjadi bagian dari laporan akhir project based mata kuliah Pendidikan dan Pembangunan Berkelanjutan.


Dokumentasi lengkap: