Iklan

,

Pertamina Patra Niaga Jaga Kuota BBM dan LPG Subsidi 2025, Distribusi Energi Nasional Tetap Stabil

Minggu, 11 Januari 2026, 12.33 WIB Last Updated 2026-01-11T05:33:29Z

Petugas SPBU mengisi BBM jenis solar subsidi di salah satu SPBU, Kota Bogor, Jawa Barat. (Foto: ANTARA FOTO/Arif Firmansyah)

 

Kabar Nusantara -  Pertamina Patra Niaga sukses menjalankan penugasan negara dengan menjaga realisasi penyaluran bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi sepanjang 2025 tetap sesuai kuota dan ketentuan pemerintah. Kinerja tersebut menjadi fondasi penting dalam menjaga stabilitas pasokan energi nasional sekaligus pemerataan layanan kepada masyarakat.


Direktur Utama Pertamina Patra Niaga, Mars Ega Legowo Putra, menyampaikan bahwa perusahaan menutup tahun 2025 dengan berbagai capaian positif dan siap melangkah ke 2026 dengan memperkuat peran strategisnya dalam menjaga ketahanan energi nasional, pemerataan layanan, serta percepatan inovasi energi berkelanjutan.


“Sepanjang 2025, Pertamina Patra Niaga berupaya memastikan energi hadir secara merata dari Sabang sampai Merauke serta berkelanjutan. Kinerja distribusi BBM dan LPG yang terjaga, penguatan infrastruktur, serta pengembangan energi ramah lingkungan menjadi fondasi utama kami untuk melangkah ke tahun 2026,” ujar Mars Ega melalui keterangan resmi, Jumat (9/1/2026).


Ia merinci, realisasi penyaluran BBM subsidi jenis solar mencapai 98,7 persen dari kuota nasional, minyak tanah 97,6 persen, dan Pertalite sebesar 90,1 persen. Tingkat realisasi tersebut dinilai mencerminkan efektivitas pengelolaan subsidi sekaligus upaya menjaga stabilitas pasokan energi bagi masyarakat.


Di sisi lain, konsumsi BBM nonsubsidi menunjukkan tren pertumbuhan positif dibandingkan tahun sebelumnya. Sepanjang 2025, konsumsi Pertamax meningkat 20 persen, Pertamax Turbo naik 75 persen, Dexlite naik 11 persen, dan Pertamina Dex tumbuh 36 persen. Bahkan, konsumsi BBM ramah lingkungan Pertamax Green 95 melonjak hingga 117 persen, didukung oleh keberadaan 177 SPBU.


Pada sektor LPG, penyaluran LPG subsidi 3 kilogram sepanjang 2025 terealisasi sebesar 99,77 persen dari kuota nasional. Sementara itu, distribusi LPG nonsubsidi juga mengalami peningkatan, dengan penjualan Bright Gas 5,5 kg naik 13 persen dan Bright Gas 12 kg meningkat 10 persen dibandingkan tahun sebelumnya.


Dalam mendukung penguatan ekonomi kerakyatan, hingga 31 Desember 2025 sebanyak 210 gerai LPG dan minyak tanah Koperasi Merah Putih telah beroperasi, serta 1.575 gerai lainnya siap beroperasi. Program ini bertujuan memperluas akses energi produktif bagi masyarakat dan pelaku usaha hingga tingkat desa.


Dari sisi infrastruktur, Pertamina Patra Niaga terus memperkuat ketahanan energi nasional melalui pengembangan sejumlah fasilitas strategis, di antaranya Terminal LPG Bima di Nusa Tenggara Barat, revitalisasi Terminal LPG Arun di Aceh, serta pengembangan Fuel Terminal Labuan Bajo di Nusa Tenggara Timur.

Selain itu, perusahaan juga berperan aktif dalam pemulihan pasokan BBM dan LPG pascabencana di wilayah Sumatra dengan mengerahkan jalur distribusi secara terpadu melalui moda darat, laut, dan udara.


Sejalan dengan agenda transisi energi, Pertamina Patra Niaga mendorong pengembangan energi ramah lingkungan melalui Sustainable Aviation Fuel (SAF). Sepanjang 2025, fasilitas Aviation Fuel Terminal (AFT) di Bandara Soekarno-Hatta, Ngurah Rai, dan Halim Perdanakusuma telah memperoleh sertifikasi internasional berkelanjutan ISCC CORSIA.


Inisiatif tersebut turut diperkuat melalui pemanfaatan minyak jelantah sebagai bahan baku berkelanjutan. Hingga akhir Desember 2025, volume minyak jelantah yang berhasil dikumpulkan mencapai 154.408 liter dari 5.225 partisipan masyarakat melalui 36 titik pengumpulan di SPBU dan lembaga penyalur Pertamina.


Memasuki 2026, Pertamina Patra Niaga menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat peran sebagai subholding Commercial & Trading PT Pertamina (Persero) melalui optimalisasi infrastruktur, peningkatan kualitas layanan ritel, serta pengembangan portofolio energi berkelanjutan, sejalan dengan kebijakan energi nasional dan Astacita Presiden RI.


Berita ini dilansir dari infopublik.id

Sumber