
Jadi Satu-satunya Pemda Penerima Penghargaan
Kabar Nusantara - SAMARINDA, 06 November 2026 – Biro Administrasi Pimpinan (Adpim) Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Timur kembali mengukir prestasi nasional. Melalui Majalah Prasetya East, Biro Adpim Jatim meraih Gold Winner Indonesia Inhouse Magazine Awards (InMA) 2026 kategori Majalah Internal Institusi dalam ajang Serikat Perusahaan Pers (SPS) Awards 2026.
Prestasi tersebut semakin istimewa karena Prasetya menjadi satu-satunya majalah internal terbitan pemerintah daerah yang menerima penghargaan SPS Awards 2026. Capaian Gold Winner ini sekaligus menandai penghargaan pertama dari SPS bagi majalah milik Pemerintah Provinsi Jawa Timur tersebut.
Penghargaan diterima Kepala Bagian Materi dan Komunikasi Pimpinan (MKP) Biro Adpim Jatim sekaligus Pemimpin Umum Majalah Prasetya, Dr. Zainal Muttaqin, mewakili Kepala Biro Adpim Jatim Pulung Chausar, di Ballroom Dispora Kalimantan Timur, Kadrie Oening Tower, Samarinda, Jumat (6/11) malam.
Kepala Biro Adpim Jatim Pulung Chausar menyampaikan bahwa penghargaan tersebut menjadi apresiasi atas konsistensi dan kerja kolektif dalam mengembangkan Prasetya sebagai media komunikasi publik yang kredibel, informatif, dan dekat dengan masyarakat.
“Alhamdulillah, Biro Adpim Jatim kembali mengukir prestasi nasional melalui Majalah Prasetya yang meraih Gold Winner pada SPS Awards 2026. Penghargaan pertama dari SPS ini menjadi kebanggaan sekaligus penyemangat bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas komunikasi publik Pemerintah Provinsi Jawa Timur,” ujar Pulung.
Menurutnya, keberhasilan Prasetya menjadi satu-satunya majalah internal pemerintah daerah penerima penghargaan SPS Awards 2026 membawa tanggung jawab untuk terus menjaga mutu penerbitan. Pemilihan isu, kedalaman tulisan, akurasi informasi, serta penyajian visual harus terus dikembangkan sesuai kebutuhan pembaca.
“Kepercayaan ini harus dijawab dengan karya yang semakin baik. Prasetya harus mampu menjelaskan kebijakan secara mudah dipahami, mengangkat potensi daerah, serta menghadirkan kisah dan gagasan masyarakat yang menginspirasi pembangunan Jawa Timur,” tegasnya.
Pulung menjelaskan, pengembangan Prasetya merupakan bagian dari upaya Biro Adpim mendukung komunikasi program dan kebijakan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa serta Wakil Gubernur Emil Elestianto Dardak. Melalui informasi yang utuh dan relevan, masyarakat diharapkan semakin memahami arah pembangunan sekaligus mengetahui manfaat program pemerintah dalam kehidupan sehari-hari.
Ke depannya, Prasetya akan terus dikembangkan sebagai ruang informasi yang memuat beragam perspektif, potensi, dan kontribusi masyarakat Jawa Timur. “Kami ingin Prasetya menjadi media yang semakin dekat dengan pembacanya. Ada informasi pembangunan, praktik baik, pemberdayaan masyarakat, serta ruang bagi berbagai kelompok untuk berbagi pengalaman dan pengetahuan,” ungkapnya.
Penghargaan Gold Winner dari SPS melengkapi rekam prestasi Prasetya dalam sejumlah ajang sebelumnya. Pada PR INDONESIA Awards (PRIA) 2020, Prasetya tercatat sebagai penerima penghargaan subkategori Media Cetak untuk pemerintah provinsi.
Pada 2026, Biro Adpim Jatim juga meraih penghargaan Indonesia DEI & ESG Awards (IDEAS) kategori DEI Communication Program subkategori Gender Equality and Diversity melalui program Women Life. Rubrik unggulan Prasetya yang dikembangkan bersama Dharma Wanita Persatuan Jawa Timur tersebut menghadirkan kisah inspiratif, praktik baik, dan kontribusi perempuan dalam pembangunan.
Selain itu, Prasetya pernah memperoleh apresiasi sebagai Juara I Penerbit dan Produsen Karya Rekam Teraktif kategori Perangkat Daerah. Pengakuan tersebut turut memperkuat perjalanan Prasetya dalam menjaga konsistensi penerbitan dan pengembangan konten.
Pulung menyampaikan apresiasi kepada seluruh tim redaksi, penulis, fotografer, desainer, kontributor, perangkat daerah, serta mitra yang mendukung pengembangan Prasetya. Menurutnya, keberhasilan tersebut lahir dari ketekunan dan kolaborasi yang terus dijaga.
Sementara itu, Kabag MKP Biro Adpim Jatim sekaligus Pemimpin Umum Majalah Prasetya, Zainal Muttaqin, menegaskan bahwa pencapaian Gold Winner menjadi momentum untuk memperkuat peran Prasetya sebagai owned media dalam strategi komunikasi Pemerintah Provinsi Jawa Timur.
“Dalam kerangka PESO Model yang mengintegrasikan Paid, Earned, Shared, dan Owned Media, keberadaan media milik sendiri menjadi fondasi penting. Melalui Prasetya, kami dapat menjaga kesinambungan informasi, memastikan akurasi substansi, serta menjelaskan kebijakan dan program pemerintah secara lebih utuh dan mendalam kepada masyarakat,” ujarnya.
Menurut Zainal, kekuatan owned media perlu dihubungkan dengan kanal komunikasi lainnya agar konten yang diproduksi memiliki jangkauan dan manfaat lebih luas. Materi Prasetya dapat dikembangkan menjadi konten media sosial, menjadi rujukan pemberitaan media massa, serta mendukung kampanye komunikasi publik melalui kanal berbayar sesuai kebutuhan.
“Prasetya harus dikelola sebagai bagian dari ekosistem komunikasi yang terintegrasi. Kontennya harus kredibel, relevan, dan layak dibagikan agar mampu menggerakkan percakapan, memperluas partisipasi, serta membangun kepercayaan publik. Gold Winner ini memperkuat semangat kami untuk terus meningkatkan kualitas tersebut,” tegasnya.
Malam penganugerahan SPS Awards 2026 merupakan bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-80 SPS yang mengusung tema “Pers Maju Bersama Bangsa Menuju Ibu Kota Nusantara”. Kegiatan tersebut menjadi ruang apresiasi bagi insan pers dan pengelola media dalam menjaga kualitas karya di tengah perkembangan ekosistem informasi.
