Iklan

,

Mahasiswa Universitas Negeri Yogyakarta Gelar Pelatihan Basic IoT di SMK, Dukung Pendidikan Berkualitas dan Inovasi Teknologi

Kabar Nusantara
Kamis, 29 Oktober 2026, 13.25 WIB Last Updated 2026-10-29T06:25:17Z

  


Kabar Nusantara - Kota, Tanggal publikasi — Sebagai upaya mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya tujuan ke-4 tentang Pendidikan Berkualitas dan tujuan ke-9 tentang Industri, Inovasi, dan Infrastruktur, enam mahasiswa dari Prodi Teknik Elektro, Fakultas Teknik Universitas Negeri Yogyakarta melaksanakan kegiatan pelatihan dasar Internet of Things (IoT) bagi siswa SMK Negeri 1 Sedayu, pada 16 Oktober 2026.


Kegiatan ini bertujuan untuk memperkenalkan teknologi IoT kepada siswa sekolah menengah kejuruan sekaligus memberikan pengalaman pembelajaran berbasis praktik. Melalui pelatihan ini, siswa diharapkan dapat memahami konsep dasar IoT dan mengenal penerapannya dalam kehidupan sehari-hari maupun dunia industri.


Kegiatan ini dilaksanakan oleh enam mahasiswa Program Studi Teknik Elektro, yaitu Raihan Sajidan, Afrizal Rahmad Dani, Maizan Arifin, Salwa Azmi Salsabila, Gifara Hanifa Hermawan, Rifqi Nadil Ulum Annafis, di bawah bimbingan Dr. Ir. Yoga Sahria, S.Kom., M.Kom., M.Pd.. Program ini menjadi salah satu bentuk kontribusi mahasiswa dalam memperkenalkan teknologi kepada siswa SMK sekaligus mendukung pencapaian SDGs 4 dan 9.


Mengenalkan IoT melalui Pembelajaran Praktis


Internet of Things merupakan teknologi yang memungkinkan berbagai perangkat terhubung melalui jaringan untuk mengumpulkan, mengirimkan, dan bertukar data. Teknologi ini telah dimanfaatkan dalam berbagai bidang, mulai dari rumah pintar, pemantauan lingkungan, hingga sistem otomasi industri.


Dalam pelatihan ini, siswa diperkenalkan pada mikrokontroler ESP sebagai perangkat pengendali yang dapat membaca data dari sensor. Komponen tersebut dipadukan dengan sensor DHT11 yang berfungsi mengukur suhu dan kelembaban udara. Agar data dapat dipantau secara jarak jauh, sistem juga diintegrasikan dengan aplikasi Blynk sebagai platform IoT.



Pada sesi praktik, sensor DHT11 digunakan untuk mengukur suhu di sekitar rangkaian yang disimulasikan sebagai sebuah panel kelistrikan. Mikrokontroler ESP membaca hasil pengukuran, kemudian mengirimkan data suhu dan kelembaban melalui jaringan internet ke aplikasi Blynk. Melalui dashboard Blynk, siswa dapat melihat data secara langsung dalam bentuk angka maupun grafik pada perangkat seperti telepon pintar.


Simulasi ini memberikan gambaran mengenai bagaimana teknologi sensor, mikrokontroler, koneksi internet, dan aplikasi Blynk dapat dimanfaatkan untuk memantau kondisi lingkungan di sekitar peralatan kelistrikan. Dalam penerapan industri, konsep pemantauan seperti ini dapat menjadi salah satu bagian dari sistem monitoring untuk membantu mengetahui perubahan kondisi suhu dan memberikan peringatan apabila nilai yang terukur melebihi batas tertentu.


Melalui praktik tersebut, siswa tidak hanya diperkenalkan pada fungsi masing-masing komponen, tetapi juga memperoleh gambaran mengenai hubungan antara sensor, mikrokontroler, jaringan internet, aplikasi Blynk, dan sistem pemantauan berbasis teknologi.

 

Mendukung SDGs 4 dan SDGs 9


Pelatihan Basic IoT ini berkaitan dengan SDG 4, yaitu Pendidikan Berkualitas, melalui upaya memperluas kesempatan siswa untuk memperoleh pengetahuan dan keterampilan teknis yang relevan dengan perkembangan teknologi. Kegiatan ini juga sejalan dengan Target 4 yang menekankan peningkatan keterampilan teknis dan vokasional untuk mendukung pekerjaan dan kewirausahaan.


Selain itu, kegiatan ini mendukung pengenalan nilai-nilai SDG 9, yaitu Industri, Inovasi, dan Infrastruktur. Melalui pembelajaran IoT, siswa diperkenalkan pada teknologi yang berpotensi diterapkan untuk mengembangkan solusi inovatif di berbagai bidang.


Dengan demikian, pelatihan ini diharapkan dapat menjadi salah satu langkah untuk mendekatkan pembelajaran di sekolah dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan dunia industri.


Kolaborasi Mahasiswa dan Sekolah untuk Pendidikan Teknologi


Pelaksanaan kegiatan ini melibatkan beberapa mahasiswa dengan pembagian peran dalam persiapan materi, penyampaian pelatihan, pendampingan praktik, serta dokumentasi kegiatan. Seluruh rangkaian kegiatan dilaksanakan di bawah arahan dosen pembimbing dan melalui koordinasi dengan pihak sekolah.


Kolaborasi antara perguruan tinggi dan sekolah menengah diharapkan dapat membuka peluang kerja sama dalam pengembangan pembelajaran teknologi. Selain memberikan manfaat kepada siswa, kegiatan ini juga menjadi sarana bagi mahasiswa untuk mengembangkan kemampuan komunikasi, kerja sama tim, dan penerapan ilmu di tengah masyarakat.


Melalui pelatihan Basic IoT ini, tim pelaksana berharap pengenalan teknologi dapat menjadi langkah awal bagi siswa untuk mengeksplorasi bidang Internet of Things dan mengembangkan keterampilan digital secara berkelanjutan.


Ke depannya, kegiatan serupa diharapkan dapat terus dikembangkan melalui pelatihan lanjutan dan proyek sederhana yang mendorong kreativitas serta kemampuan pemecahan masalah siswa.


Tentang kegiatan: Pelatihan Basic Internet of Things (IoT) ini diselenggarakan oleh 6 Mahasiswa Prodi Teknik Elektro, Fakultas Teknik Universitas Negeri Yogyakarta dengan bimbingan Dr. Ir. Yoga Sahria, S.Kom., M.Kom., M.Pd., bekerja sama dengan SMK Negeri 1 Sedayu, sebagai bentuk kontribusi terhadap pendidikan teknologi dan pengenalan inovasi yang selaras dengan SDGs 4 dan SDGs 9.