
Kabar Nusantara - Jakarta, September 2026 —Universitas Negeri Jakarta (UNJ) terus memperkuat kontribusinya kepada masyarakat melalui program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) yang menyasar guru Pendidikan Anak Usia Dini (TK) dan Sekolah Dasar (SD) di wilayah Jatinegara Kaum, Jakarta Timur.
Program yang dilaksanakan sepanjang Agustus hingga September 2026 ini menghadirkan dua bentuk pelatihan inovatif bagi guru, yaitu pembuatan educational game (edugame) dan pengembangan buku sastra anak. Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh dosen UNJ, Dr. Helvy Tiana Rosa dan Dr. Miftahulkhairah Anwar, dengan melibatkan Yayasan Islamic College Darussalam Jatinegara Kaum sebagai mitra kegiatan.
Program ini dirancang sebagai upaya memperkuat kapasitas guru dalam menciptakan bahan pembelajaran yang kreatif, menyenangkan, kontekstual, dan sesuai dengan karakteristik peserta didik usia dini dan sekolah dasar. Guru tidak hanya ditempatkan sebagai pengguna bahan ajar, tetapi juga didorong menjadi kreator media dan karya literasi yang dapat digunakan langsung dalam proses pembelajaran.
Berawal dari Pengembangan Modul Pelatihan
Rangkaian kegiatan diawali dengan proses penyusunan dan pengembangan modul pelatihan yang dilaksanakan pada Juli hingga Agustus 2026 oleh tim pengabdian. Modul tersebut disiapkan sebagai panduan bagi guru dalam memahami konsep, merancang, dan menghasilkan produk pembelajaran berbasis permainan serta karya sastra anak.
Pengembangan modul menjadi tahap penting untuk memastikan kegiatan pelatihan tidak berhenti pada transfer pengetahuan, tetapi menghasilkan keterampilan yang dapat diterapkan dan dikembangkan secara berkelanjutan oleh para guru.
Penguatan Konsep Menuju Pelatihan Guru
Tahap penting kegiatan dilaksanakan pada 7 September 2026 melalui kegiatan koordinasi dan penguatan konsep. Kegiatan ini menjadi momentum untuk mematangkan pelaksanaan pelatihan sekaligus menyelaraskan kebutuhan mitra dengan materi dan produk yang akan dikembangkan.
Koordinasi dilakukan bersama pihak Yayasan Islamic College Darussalam Jatinegara Kaum sebagai mitra, dengan tujuan memastikan program yang akan diberikan benar-benar relevan dengan kebutuhan guru dan lingkungan pendidikan di wilayah tersebut.
Puncak kegiatan akan dilaksanakan pada 29 September 2026 mendatang. Dalam kegiatan tersebut, para guru akan mendapatkan pendampingan secara langsung dalam mengembangkan buku sastra anak dan edugame.
Dari Guru untuk Anak: Membangun Pembelajaran yang Kreatif
Menurut tim pelaksana, kegiatan ini tidak semata-mata ditujukan untuk menghasilkan produk pembelajaran, tetapi juga membangun ekosistem pembelajaran yang lebih kreatif.
Guru memiliki posisi strategis dalam menentukan pengalaman belajar anak. Karena itu, peningkatan kompetensi guru dalam menciptakan media pembelajaran dan karya literasi menjadi bagian penting dalam membangun pembelajaran yang bermakna.
Dr. Helvy Tiana Rosa sebagai salah satu pelaksana kegiatan membawa perspektif sastra dan literasi anak dalam program ini. Sementara itu, Dr. Miftahulkhairah Anwar memperkuat aspek inovasi pembelajaran dan pengembangan media edukatif. Kolaborasi kedua dosen tersebut menghadirkan pendekatan yang memadukan bahasa, sastra, kreativitas, permainan, dan pendidikan.
Kolaborasi ini juga mencerminkan semangat pengabdian perguruan tinggi untuk menghadirkan keilmuan yang tidak hanya berkembang di ruang akademik, tetapi dapat diterapkan secara nyata dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
