Kabar Nusantara - Surabaya – Prestasi gemilang kembali dipersembahkan oleh Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Universitas Negeri Surabaya (UNESA) pada ajang The 8th Terate Airlangga Pencak Silat Tournament (Airlangga Cup) 2026. Dalam kejuaraan bergengsi yang mempertemukan atlet-atlet pencak silat terbaik dari berbagai perguruan tinggi, perguruan pencak silat, dan klub pembinaan di Indonesia tersebut, kontingen PSHT UNESA berhasil menorehkan pencapaian membanggakan dengan meraih Juara Umum III.
Predikat Juara Umum III menjadi bukti nyata bahwa proses pembinaan atlet yang selama ini dijalankan oleh UKM PSHT UNESA berjalan secara konsisten dan berkesinambungan. Di tengah persaingan yang semakin kompetitif, para atlet mampu menunjukkan kualitas teknik, mental bertanding, sportivitas, serta karakter seorang pesilat yang menjunjung tinggi nilai-nilai Persaudaraan Setia Hati Terate. Raihan tersebut sekaligus menjadi salah satu prestasi terbesar PSHT UNESA sepanjang mengikuti kompetisi pencak silat tingkat perguruan tinggi dalam beberapa tahun terakhir.
Kejuaraan Airlangga Cup bukan sekadar menjadi arena perebutan medali, melainkan juga menjadi wadah pembuktian hasil pembinaan atlet yang telah dilakukan selama berbulan-bulan. Seluruh atlet PSHT UNESA menjalani program latihan intensif yang mencakup peningkatan kondisi fisik, penguatan teknik tanding dan seni, simulasi pertandingan, hingga pembinaan mental bertanding. Dedikasi para atlet tidak lepas dari pendampingan pelatih, official, serta dukungan penuh pengurus UKM PSHT UNESA yang terus memberikan motivasi selama proses persiapan hingga berlangsungnya pertandingan.
Dalam kejuaraan ini, kontingen PSHT UNESA sukses mengoleksi delapan medali, terdiri atas tiga medali emas, dua medali perak, dan tiga medali perunggu. Perolehan medali tersebut berasal dari kategori prestasi maupun kategori pemasalan sehingga mengantarkan PSHT UNESA menduduki posisi Juara Umum III.
Peraih Medali Kategori Prestasi
Kontribusi terbesar datang dari kategori prestasi yang berhasil menyumbangkan lima medali.
Juara I
- Sausan Tsabitha Al Abiyyah – Kelas F Putri Dewasa.
- Aldy Abriansa Melfandy – Kelas J Putra Dewasa.
Juara II
- Restu Aji Mahendra – Kelas G Putra Dewasa.
Juara III
- Muhammad Suharis Muslim – Kelas C Putra Dewasa.
- Mahendra Eko Saputra – Nomor Seni Tunggal Putra.
Selain para peraih medali, atlet Ar Rahmanda Frida Putra (Kelas D Putra Dewasa) dan Ronggo Prasetyo Nugroho (Open 1) juga telah memberikan perjuangan terbaik selama pertandingan berlangsung. Meskipun belum berhasil naik podium, semangat juang yang ditunjukkan menjadi bagian penting dalam mengharumkan nama PSHT UNESA.
Peraih Medali Kategori Pemasalan
Pada kategori pemasalan, PSHT UNESA kembali menunjukkan kualitas atlet-atlet mudanya dengan menyumbangkan tiga medali.
Juara I
- Laurensia Alam Nindi Sagitasari – Kelas F Putri Dewasa.
Juara II
- Friska Febriana Meisya S. – Kelas A Putri Dewasa.
Juara III
- Bayu Hadi Nugraha – Kelas E Putra Dewasa.
Sementara itu, atlet Belinda Marreta Tri Yunita, Puja Sukma Putri Dayana, Ahmad Hanif Setiawan, Bagas Setiawan, dan Vanessa Angelifo Ninda Farhana juga tampil maksimal pada nomor yang diikuti. Walaupun belum berhasil membawa pulang medali, penampilan mereka menunjukkan perkembangan kemampuan yang sangat baik dan menjadi bekal berharga untuk menghadapi kompetisi berikutnya.
Keberhasilan meraih Juara Umum III merupakan hasil kolaborasi seluruh elemen keluarga besar PSHT UNESA. Prestasi tersebut lahir dari kerja keras atlet yang rela mengorbankan waktu, tenaga, dan pikiran untuk menjalani latihan secara disiplin. Di sisi lain, peran pelatih dalam menyusun program pembinaan, official yang memastikan seluruh kebutuhan pertandingan terpenuhi, serta pengurus UKM yang mengawal proses persiapan hingga keberangkatan kontingen menjadi faktor penting di balik keberhasilan ini.
Lebih dari sekadar capaian kompetitif, prestasi tersebut mencerminkan implementasi nilai-nilai luhur Persaudaraan Setia Hati Terate, yaitu persaudaraan, kejujuran, kedisiplinan, tanggung jawab, dan semangat pantang menyerah. Setiap pertandingan dijadikan sebagai ruang pembelajaran untuk membentuk karakter atlet yang tidak hanya unggul dalam kemampuan teknik, tetapi juga memiliki integritas dan sportivitas yang tinggi.
Ketua UKM PSHT UNESA menyampaikan apresiasi dan rasa bangga kepada seluruh atlet yang telah berjuang mengharumkan nama organisasi dan Universitas Negeri Surabaya. Menurutnya, capaian Juara Umum III merupakan hasil dari proses panjang yang melibatkan komitmen bersama seluruh keluarga besar PSHT UNESA. Ia berharap prestasi ini mampu menjadi motivasi bagi seluruh anggota untuk terus meningkatkan kualitas latihan, memperkuat solidaritas organisasi, serta melahirkan atlet-atlet berprestasi yang mampu bersaing di tingkat regional, nasional, bahkan internasional.
Prestasi yang diraih pada Airlangga Cup 2026 diharapkan menjadi momentum kebangkitan PSHT UNESA untuk terus menorehkan tinta emas dalam dunia olahraga pencak silat. Dengan semangat kebersamaan, disiplin, dan kerja keras, UKM PSHT UNESA optimis dapat mempertahankan tradisi prestasi sekaligus membawa nama Universitas Negeri Surabaya semakin dikenal melalui pencapaian-pencapaian membanggakan di berbagai kejuaraan.
Sebagaimana semboyan yang senantiasa dipegang teguh oleh warga Persaudaraan Setia Hati Terate, "Selama Matahari Masih Bersinar dan Bumi Masih Dihuni Manusia, Selama Itu Pula Persaudaraan Setia Hati Terate Tetap Jaya dan Abadi." Semangat tersebut akan terus menjadi landasan bagi seluruh atlet PSHT UNESA untuk melangkah lebih jauh, meraih prestasi yang lebih tinggi, dan menginspirasi generasi pesilat berikutnya.

