Hadapi Era Industri 4.0, LPPM Unipdu Dampingi Desa Kedungturi Inovasi Tas Rajut

Hadapi Era Industri 4.0, LPPM Unipdu Dampingi Desa Kedungturi Inovasi Tas Rajut

Kamis, 09 Januari 2020


Pendampingan Inovasi Desa Kedungturi Kec Gugo Kab Jombang
Kabar Nusantara - Lembaga Pengembangan Penelitian Pengabdian Masyarakat (LP3M) Unipdu Jombang bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Jombang dalam Program Inovasi Desa. Untuk memberikan pelatihan inovasi pada pengrajin Tas Rajut di Desa Kedungturi. Kegiatan tersebut di hadiri oleh Perwakilan dari DPMD Kholik dalam sambutanya mengemukakan “Program ini akan terus berkelanjutan dan berharap bisa memberikan manfaat baik dari segi ekonomi maupun pengetahuan pada masyarakat Desa Kedungturi.

Kegiatan tersebut di sambut baik oleh Kepala Desa Kedungturi Sugito menyampaikan “Kegiatan ini sangat penting untuk membantu para pengrajin dalam pemasaranya produk kerajinan tas rajut dari desa kedungturi bisa di kenal lebih luas oleh masyarakat”ucapnya
Peserta Pelatihan Pendampingan Inovasi Desa

Kepala Lembaga Pengembangan Penelitian Pengabdian Masyarakat  (LP3M) Unipdu dalam sambutanya mengemukaan “ Dalam program pendampingan ini kami telah mendatangkan tiga orang tim ahli dalam bidang inovasi produksi dan juga pemasaran digital” yaitu Abid Datul Mukhoyaroh yang menyampaikan materi bidang label produk dala paparanya menyampaikan pentingnya label dalam sebuah produk yang memiliki nilai khas dari Desa Kedungturi. Pemateri kedua yaitu Ririn Susilawati yang menyampaikan inovasi produk tas rajut yang mengawinkan tas rajut dengan manik manik khas Gudo Jombang dengan Tas Rajut Kedungturi sehingga muncul produk inovasi baru. Pemateri ketiga adalah Mohamad Ali Murtadho yang menyampaikan tentang Pemasaran Digital di Era 4.0 diantaranya Website Marketing, Email Marketing dan Sosial Media Marketing.

Kegiatan di hadiri oleh 24  para pengrajin Desa Kedungturi yang sangat antusias Ayu salah satu peserta pendampingan saat di wawancarai oleh kabar nusantara menyampaikan “kami berharap kegiatan ini terus di laksanakan untuk mendampingi kami para pengrajin agar lebih bisa meningkat baik dari penjualan maupun inovasi produk baru” ucapnya (Widodo S)