Mahasiswa KKN UNTAG Surabaya memaparkan materi tentang pentingnya gotong royong kepada warga RW 04 Bubutan.
Rangkaian acara dimulai dengan sesi sosialisasi nilai gotong royong sebagai warisan budaya luhur bangsa Indonesia. Dalam pemaparannya, mahasiswa KKN UNTAG Surabaya menegaskan bahwa gotong royong tidak terbatas pada kerja bakti, melainkan juga tercermin dari keterlibatan aktif, kepedulian sosial, serta sinergi warga dalam menyelesaikan persoalan bersama.
Diskusi berjalan interaktif melalui pemaparan, tanya jawab, dan pertukaran pengalaman. Warga RW 04 Bubutan berbagi cerita dan pandangan terkait pelaksanaan gotong royong di lingkungan mereka. Dari forum ini peserta menyadari bahwa semangat gotong royong masih sangat relevan dan dapat diterapkan dalam berbagai kegiatan sehari-hari.
Warga RW 04 Bubutan mengikuti sesi diskusi dan tanya jawab mengenai penerapan nilai gotong royong dalam kehidupan bermasyarakat.
Setelah sesi materi berakhir, mahasiswa KKN bersama warga melanjutkan dengan kerja bakti langsung di area RW 04 Bubutan. Aksi nyata ini menjadi wujud implementasi materi yang telah disampaikan, sehingga warga tidak hanya memahami gotong royong secara konseptual, tetapi juga mempraktikkannya.
Suasana akrab dan kerja sama tampak sepanjang kegiatan. Mahasiswa dan warga saling membantu dengan penuh semangat dalam setiap pekerjaan. Keterlibatan warga dari berbagai usia membuktikan budaya gotong royong masih hidup dan menjadi bagian penting kehidupan masyarakat kota.
Keterangan: Mahasiswa KKN UNTAG Surabaya dan warga bekerja sama dalam kegiatan gotong royong sebagai bentuk penerapan hasil sosialisasi.
Lewat kegiatan ini mahasiswa mendapatkan pengalaman langsung tentang peran krusial masyarakat dalam menyukseskan program sosial. Bagi mahasiswa, kegiatan ini juga menjadi pembelajaran bagaimana sinergi kampus dan masyarakat dapat memberi manfaat konkret bagi lingkungan.
Kerja bakti ini tidak hanya berdampak pada kebersihan dan kenyamanan lingkungan, tetapi juga mempererat hubungan antarwarga. Interaksi selama kegiatan menunjukkan bahwa nilai kebersamaan dan kerja sama tetap menjadi fondasi sosial masyarakat.
Dosen Pembimbing Lapangan Rizkya Dwijayanti, http://S.IP., http://M.IP. menekankan bahwa pengabdian masyarakat tidak hanya untuk edukasi, tetapi juga untuk mendorong mahasiswa terjun langsung ke kehidupan sosial. Melalui kegiatan semacam ini, mahasiswa memahami betapa pentingnya keterlibatan warga dalam menjaga semangat kebersamaan dan gotong royong.
Pemaparan materi oleh DPL Rizkya Dwijayanti, http://S.IP., http://M.IP. mengenai pengabdian masyarakat.
Acara berjalan lancar berkat dukungan pengurus RW, tokoh masyarakat, hingga warga yang aktif terlibat. Kolaborasi mahasiswa dan masyarakat selama kegiatan menunjukkan dampak positif bagi lingkungan sekitar.
Menutup rangkaian acara, mahasiswa KKN UNTAG Surabaya dan warga melakukan sesi foto bersama sebagai simbol keberhasilan kegiatan dan komitmen menjaga semangat kebersamaan serta gotong royong di RW 04 Bubutan.
Keterangan: Dokumentasi akhir kegiatan sebagai simbol kebersamaan dan keberhasilan pelaksanaan program gotong royong di RW 04 Bubutan.
Dengan sosialisasi yang dilanjutkan aksi nyata, mahasiswa KKN UNTAG Surabaya bersama warga RW 04 Bubutan membuktikan gotong royong bukan hanya warisan budaya, tetapi juga modal sosial yang relevan untuk menciptakan lingkungan harmonis, peduli, dan berkelanjutan. Kegiatan ini diharapkan menginspirasi masyarakat agar terus melestarikan gotong royong sebagai identitas dan kekuatan bangsa Indonesia.






