Iklan

,

NUSATIC 2024, Upaya Indonesia Kenalkan Keragaman Biodiversitas Perairan Tropis di Level Dunia

Senin, 03 Juni 2024, 11.48 WIB Last Updated 2024-06-02T19:52:54Z


Kabar Nusantara - Menekankan pentingnya mutu atau kualitas produk ikan hias yang dihasilkan Indonesia untuk meningkatkan pasar ikan hias, Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves) mendukung pameran “NUSATIC dan NUSAPET” pada 7-9 Juni 2024 di ICE BSD Exhibition, Serpong, Tangerang.

Penyelenggaraan pameran itu sebagai upaya meningkatkan minat dalam melestarikan dan menjaga keragaman ikan hias serta hewan peliharaan, memperluas pemasaran domestik dan internasional secara terorganisir, serta meningkatkan posisi daya saing Indonesia sebagai negara penghasil ikan hias terkemuka di dunia.


Dalam keterangan tertulisnya Sabtu (1/6/2024), Pelaksana Tugas (Plt) Asisten Deputi Peningkatan Daya Saing, Kemenko Marves, Andreas Hutahaean menyampaikan NUSATIC adalah bisnis yang didasari oleh hobi atau minat seseorang, sehingga kualitas produk menjadi faktor utama. Kemenko Maritim sangat mendukung usaha ini.


“Pemerintah juga mengundang para Kedutaan Besar dan mitra pembangunan untuk turut hadir agar bisa menjadi corong ke dunia luar bahwa Indonesia adalah sumber dan pusat biodiversitas ikan hias laut dan air tawar berkualitas dunia,” ujar Andreas.


Sementara itu Direktur Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Budi Sulistyo, mengatakan bahwa Indonesia telah menduduki peringkat kedua eksportir ikan hias di dunia. Ia menegaskan bahwa Indonesia harus bisa mengalahkan Jepang di pasar ikan hias global.


“Makanya kita harus memperkuat ekosistemnya, terkait pakan, aksesoris, serta brand dan pemasarannya,” ujarnya.


NUSATIC (Nusantara Aquatic) telah sukses diselenggarakan sejak 2016 hingga 2023, menjadi pameran dan kontes ikan hias serta tanaman air terbesar di dunia dengan menampilkan lebih dari 16 ribu ekor ikan.


Ketua Panitia Penyelenggara NUSATIC 2024, Djohan Tjiptadi, menyampaikan bahwa sejak 2016, pameran ini telah memperkenalkan pasar ikan hias Indonesia ke tingkat internasional secara lebih terbuka, sehingga NUSATIC dikunjungi lebih dari 11 ribu pengunjung dan diisi 76 tenant.


Dari tahun ke tahun, antusiasme masyarakat menghadiri pameran semakin meningkat, terlihat dari jumlah kunjungan yang konsisten naik hingga mencapai 20 ribu pengunjung dan 140 tenant pada tahun 2023. Tahun ini, diharapkan mencapai 35-40 ribu pengunjung selama tiga hari.


“NUSATIC adalah tempat mendapatkan informasi pasar ikan hias domestik dan internasional, serta peluang usaha bagi para pelaku ikan hias nusantara. Tahun 2020 nilai ekspor ikan hias Indonesia mencapai USD 30,76 juta (Rp447,78 miliar),” jelas Sugiarto Budiono, Ketua Umum NUSATIC.


Sumber