Iklan

,

Pemprov Jatim : Sebanyak 1.878 MW Sudah Terinstal Listrik EBT

Sabtu, 20 Januari 2024, 07.00 WIB Last Updated 2024-01-20T00:00:00Z

 


Kabar Nusantara - Surabaya, InfoPublik - Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jatim terus berupaya meningkatkan penggunaan listrik dengan Energi Baru Terbarukan (EBT). Sejumlah program telah digencarkan, termasuk bantuan kelistrikan kepada masyarakat di Jatim.


Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Jawa Timur Nurkholis mengatakan hingga saat ini di Jatim, sudah terinstal sekitar 1.878 megawatt (MW) atau  1,878 Gigawatt (GW) listrik dengan Energi Baru Terbarukan (EBT). Sedangkan penggunaan listrik tenaga surya, di Jatim mencapai 70 MW. "60 GW di antaranya industri dan swasta," ujarnya dikonfirmasi, Jumat (19/1/2024).


Perkembangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di Jatim paling tinggi se Indonesia. "Masyarakat dan swasta sudah menyadari manfaat listrik tenaga surya. Apalagi mampu menghemat biaya operasional antara 25 sampai 30 persen," ungkapnya.


Tahun 2023 Jatim telah menginstal PLTS sebesar 58,451 MW. Ini terdiri dari PLTS solar home system (SHS) 5,76MW, PLTS pondok pesantren 0,75MW, PLTS gedung pemerintah 1,66MW, PLTS pelanggan PLN rumah tangga 14,42 MW, PLTS kepulauan 2,52MW dan PLTS swasta 33,3MW. 


Total bantuan PLTS SHS di Jatim Sebanyak 952 unit yang diberikan sejak tahun 2018. Pada tahun 2018 diberikan sebanyak 18 unit,  berurutan hingga tahun 2023. 413, 22, 60, 60, 379 unit.


Pada tahun 20023 jumlah bantuan PLTS atap mencapai 33 unit dengan kapasitas 290KWp, tahun 2022 bantuan sebanyak 2 unit dengan kapasitas 15KWp, dan tahun 2021 bantuan 1 unit dengan kapasitas 7,5KWp. (MC Diskominfo Prov Jatim /hjr-pca/toeb)

Sumber