Iklan

,

Dari Proyek Mahasiswa Jadi Alat Pembelajaran, PNJ Hibahkan Alat Peraga Kendaraan Listrik ke SMK

Kabar Nusantara
Kamis, 01 Oktober 2026, 13.32 WIB Last Updated 2026-10-01T06:32:57Z

 


Kabar Nusantara - Depok — Sebuah proyek pembelajaran mahasiswa Jurusan Teknik Mesin Politeknik Negeri Jakarta (PNJ) kini dimanfaatkan untuk mendukung pembelajaran siswa SMK. Melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM), Jurusan Teknik Mesin PNJ menggelar Pelatihan Perawatan Kendaraan Listrik bagi Siswa SMK Karya Guna 2 Bekasi, sekaligus menghibahkan satu unit alat peraga kendaraan listrik kepada sekolah tersebut.


Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk kolaborasi antara perguruan tinggi dan sekolah dalam merespons perkembangan teknologi kendaraan listrik yang semakin membutuhkan sumber daya manusia dengan kompetensi yang sesuai.


Dalam pelatihan tersebut, siswa mendapatkan pengetahuan mengenai teknologi kendaraan listrik, pengenalan komponen dan sistem utama, serta perawatan dasar kendaraan listrik. Materi tidak hanya disampaikan secara teori, tetapi juga melalui praktik menggunakan alat peraga sehingga siswa dapat melihat dan memahami sistem kendaraan secara langsung.



Yang menarik, alat peraga yang digunakan sekaligus dihibahkan kepada SMK Karya Guna 2 Bekasi tersebut merupakan hasil pengembangan dosen dan mahasiswa Jurusan Teknik Mesin PNJ melalui pembelajaran berbasis proyek atau Project Based Learning (PBL).



Melalui PBL, mahasiswa dilibatkan dalam proses perancangan dan pengembangan produk sebagai bagian dari proses pembelajaran. Produk yang dihasilkan kemudian tidak berhenti sebagai tugas atau proyek perkuliahan, tetapi dikembangkan agar dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.


Ketua Pelaksana kegiatan, Muhammad Todaro, mengatakan bahwa pendekatan tersebut menjadi bagian dari upaya menghubungkan proses pembelajaran di perguruan tinggi dengan kebutuhan di lapangan.


“Melalui kegiatan ini, kami ingin menunjukkan bahwa hasil pembelajaran mahasiswa dapat menghasilkan sesuatu yang tidak hanya selesai di kampus, tetapi juga dapat dimanfaatkan oleh masyarakat, khususnya untuk mendukung pembelajaran di SMK,” ujar Muhammad Todaro.


Ia berharap kegiatan tersebut dapat menjadi awal dari kolaborasi yang lebih berkelanjutan antara PNJ dan SMK Karya Guna 2 Bekasi.


“Kami berharap kegiatan ini menjadi awal dari kerja sama yang berkelanjutan antara Politeknik Negeri Jakarta dan SMK Karya Guna 2 Bekasi dalam pengembangan pendidikan vokasi yang sesuai dengan kebutuhan industri,” tambahnya.


Sementara itu, Agung Nugroho, Wakil Kepala Sekolah Bidang Hubungan Industri SMK Karya Guna 2 Bekasi, menerima secara langsung alat peraga kendaraan listrik yang diserahkan oleh Jurusan Teknik Mesin PNJ.


Alat peraga tersebut selanjutnya diharapkan dapat dimanfaatkan sebagai sarana pembelajaran praktik bagi siswa, khususnya untuk memahami sistem kendaraan listrik dan prosedur perawatannya.


Bagi siswa, kehadiran alat peraga ini memberikan kesempatan untuk belajar menggunakan perangkat yang lebih dekat dengan teknologi kendaraan listrik yang berkembang di dunia industri. Sementara bagi mahasiswa PNJ, proses pengembangan alat menjadi pengalaman untuk menerapkan pengetahuan dan keterampilan dalam menghasilkan produk yang memiliki manfaat langsung.


Kegiatan ini memperlihatkan bahwa pembelajaran berbasis proyek dapat menjadi jembatan antara proses pendidikan, pengembangan teknologi, dan kebutuhan masyarakat. Kolaborasi antara dosen dan mahasiswa juga membuka ruang bagi perguruan tinggi untuk menghasilkan karya yang dapat dimanfaatkan secara langsung oleh satuan pendidikan lainnya.


Melalui kegiatan tersebut, Jurusan Teknik Mesin PNJ berharap kolaborasi dengan SMK Karya Guna 2 Bekasi dapat terus dikembangkan, tidak hanya dalam pelatihan kendaraan listrik, tetapi juga melalui berbagai program penguatan kompetensi dan pendidikan vokasi yang relevan dengan kebutuhan industri.