
Nama Penulis : Zakiyyatun Hasanah
Dari Universitas Muhammadiyah Malang
Serta berkolaborasi dengan Dr. Mohammad Kamaludin, M.Si dan Anizak Umilatifa, S.Hi
Kabar Nusantara - Kota Batu, 17 September 2026, Semangat pembaruan atau tajdid terus dihidupkan dalam aktivitas pendidikan di SMP Muhammadiyah 8 Kota Batu. Sebagai bagian dari upaya membentuk generasi yang berilmu, berkarakter, dan berkemajuan, para siswa secara rutin mengikuti kegiatan Tajdid setiap pagi hingga siang hari.
Kegiatan tersebut menjadi salah satu upaya sekolah dalam memberikan pembelajaran yang tidak hanya berorientasi pada pemahaman materi, tetapi juga pada pembentukan kemampuan membaca Al-Qur’an secara baik dan benar. Pembelajaran dilaksanakan dengan metode yang interaktif dan melibatkan keaktifan siswa agar proses belajar terasa lebih menyenangkan dan mudah dipahami.
Dalam pelaksanaannya, siswa diperkenalkan dengan berbagai dasar dalam membaca huruf hijaiyah, termasuk mengenali panjang dan pendek bacaan. Selain itu, siswa juga diajak memahami ketukan atau irama bacaan melalui metode tepukan tangan. Metode tersebut digunakan untuk membantu siswa membedakan panjang-pendek bacaan sekaligus melatih ketepatan dan konsentrasi dalam membaca.
Menurut salah satu guru Tajdid SMP Muhammadiyah 8 Kota Batu, kegiatan tersebut tidak hanya bertujuan meningkatkan kemampuan siswa dalam membaca Al-Qur’an, tetapi juga membangun kebiasaan positif melalui pembelajaran yang dilakukan secara rutin dan menyenangkan.
“Kegiatan Tajdid ini menjadi salah satu upaya kami untuk membiasakan siswa membaca Al-Qur’an dengan baik dan benar. Kami berharap melalui pembelajaran yang dilakukan secara rutin dan menyenangkan, siswa tidak hanya memiliki kemampuan membaca Al-Qur’an, tetapi juga tumbuh kecintaan terhadap Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari,” ujar guru Tajdid SMP Muhammadiyah 8 Kota Batu.
Pendekatan pembelajaran yang sederhana, aktif, dan berulang diharapkan dapat membantu siswa memahami materi secara lebih mudah. Dengan melibatkan gerakan dan irama, siswa tidak hanya mendengarkan penjelasan, tetapi juga secara langsung mempraktikkan apa yang telah dipelajari.
Kegiatan Tajdid juga menjadi ruang bagi siswa untuk membangun kebiasaan positif dalam kehidupan sehari-hari. Pembelajaran yang dilakukan secara rutin diharapkan mampu menumbuhkan kecintaan terhadap Al-Qur’an sekaligus membentuk sikap disiplin, aktif, dan bertanggung jawab dalam mengikuti proses pendidikan.
Bagi SMP Muhammadiyah 8 Kota Batu, semangat Tajdid tidak hanya dimaknai sebagai sebuah kegiatan pembelajaran, tetapi juga sebagai bagian dari upaya menghadirkan pendidikan yang terus berkembang sesuai dengan kebutuhan peserta didik. Nilai pembaruan tersebut diwujudkan melalui proses pembelajaran yang kreatif, kontekstual, dan tetap berlandaskan nilai-nilai keislaman.
Melalui kegiatan ini, SMP Muhammadiyah 8 Kota Batu terus berkomitmen untuk menghadirkan pendidikan yang mampu membekali siswa dengan pengetahuan sekaligus karakter. Dengan semangat Tajdid, sekolah berupaya mencetak generasi yang tidak hanya mampu mengikuti perkembangan zaman, tetapi juga memiliki landasan keislaman yang kuat dan siap menjadi generasi berkemajuan.
