Iklan

,

TIM PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT UNSOED BERIKAN EDUKASI DAN PENDAMPINGAN PENTINGNYA PENGEMASAN PRODUK BAGI KWT TUNAS MANDIRI

Kabar Nusantara
Sabtu, 19 September 2026, 10.08 WIB Last Updated 2026-09-19T03:08:45Z

 


Kabar Nusantara - Salah satu kegiatan yang dilakukan secara rutin oleh Tim pengabdian kepada masyarakat (PkM) Universitas Jenderal Soedirman adalah kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Kegiatan ini melibatkan secara aktif dan langsung Kelompok Wanita Tani Tunas Mandiri. Tentunya kegiatan ini mendapatkan dukungan pendanaan penuh dari Universitas Jenderal Soedirman dengan skim pengabdian kepada masyarakat berbasis riset. Kegiatan pendampingan ini diketuai langsung oleh Dr. Akhmad Rizqul Karim, S.P, M.Sc. dengan anggotanya adalah Ulfah Nurdiani, S.P., M.Sc. dan Dwi Putriana Nuramanah Kinding, S.P., M.Si. Kegiatan diawali dengan edukasi pentingnya pengemasan bagi produk KWT Tunas Mandiri yang notabenenya memiliki produk khas yaitu abon ikan lele. Edukasi ini disertai dengan tanya jawab sehingga peserta kegiatan akan lebih paham mengenai materi pentingnya pengemasan sebagai langkah peningkatan performa produk


Kegiatan olahan abon ini nantinya akan menjadi kegiatan pokok yang dilakukan oleh KWT Tunas Mandiri sehingga pengemasan produk menjadi komponen pelengkap yang ideal untuk dilakukan. Pengemasan produk merupakan salah satu aspek penting dalam kegiatan produksi dan pemasaran karena kemasan tidak hanya berfungsi sebagai pembungkus, tetapi juga memiliki peran dalam melindungi produk, mempertahankan kualitas, memberikan informasi, serta membentuk citra produk di mata konsumen. Pengemasan yang baik dapat meningkatkan nilai tambah suatu produk dan mendukung keberhasilan pemasaran, terutama ketika produk harus bersaing dengan berbagai produk sejenis di pasar.



Sasaran kelompok peserta kegiatan ini adalah KWT Tunas Mandiri sangat antusias dalam mengikuti kegiatan pengabdian kepada masyarakat. pengemasan juga mempermudah distribusi, penyimpanan, dan penanganan produk. Kemasan yang dirancang dengan baik dapat membuat produk lebih mudah ditata, dipindahkan, dihitung, dan disimpan. Kemasan juga dapat mengurangi risiko kerusakan fisik selama proses distribusi. Dengan demikian, pengemasan tidak hanya memberikan manfaat pada konsumen, tetapi juga membantu produsen dalam mengelola kegiatan logistik.


Dengan demikian, pengemasan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari pengembangan produk. Kemasan yang tepat mampu melindungi produk, mempertahankan kualitas, menyediakan informasi, memperkuat identitas merek, meningkatkan daya tarik, serta mendukung distribusi dan pemasaran. Oleh sebab itu, produsen perlu mempertimbangkan fungsi, keamanan, biaya, kepraktisan, estetika, dan karakteristik konsumen dalam menentukan kemasan agar produk memiliki nilai tambah dan mampu bersaing di pasar. Ucapan terimakasih dihaturkan kepada Universitas Jenderal Soedirman yang telah memfasilitasi kegiatan pengabdian kepada masyarakat berbasis riset dengan harapan kegiatan ini bisa dilanjutkan pada tahun berikutnya.