Iklan

,
Kabar Nusantara
Sabtu, 29 Agustus 2026, 09.42 WIB Last Updated 2026-08-29T02:42:57Z



Kabar Nusantara - Malang, 29 Agustus 2026 — Kepedulian terhadap kesehatan mental remaja terus menjadi perhatian di tengah berbagai tantangan yang dihadapi generasi muda. Melihat pentingnya hal tersebut, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) IAI Sunan Kalijogo Malang kelompok Setyadharma menggelar kegiatan sosialisasi mengenai kesehatan mental remaja di SMPN 2 Slamparejo, Kecamatan Jabung, Kabupaten Malang.


Kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk kepedulian mahasiswa KKN terhadap kondisi dan perkembangan remaja, khususnya dalam menghadapi berbagai persoalan yang muncul di lingkungan sekolah maupun dalam kehidupan sehari-hari.


Sosialisasi tidak hanya membahas mengenai kesehatan mental secara umum, tetapi juga mengajak para siswa untuk lebih memahami kondisi diri sendiri. Para siswa diberikan pemahaman bahwa kesehatan tidak hanya berkaitan dengan kondisi fisik, tetapi juga mencakup kesehatan pikiran, perasaan, serta kemampuan seseorang dalam menghadapi berbagai tekanan dan masalah.


Dalam kehidupan remaja, berbagai perubahan sering kali datang secara bersamaan. Tuntutan belajar, pertemanan, lingkungan keluarga, hingga penggunaan media sosial dapat memengaruhi suasana hati dan cara seseorang melihat dirinya sendiri. Karena itu, pemahaman mengenai kesehatan mental dinilai penting diberikan sejak usia sekolah.


Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa KKN Setyadharma berupaya menciptakan ruang edukasi yang dekat dengan kehidupan para siswa. Materi disampaikan dengan bahasa yang mudah dipahami agar para peserta tidak merasa sedang mengikuti pembelajaran yang kaku, melainkan dapat memahami kesehatan mental sebagai bagian dari kehidupan mereka sehari-hari.


Para siswa juga diajak untuk tidak menganggap remeh perasaan yang sedang mereka alami. Rasa sedih, kecewa, cemas, tertekan, maupun bingung merupakan hal yang dapat dialami siapa saja. Namun, ketika berbagai perasaan tersebut mulai mengganggu aktivitas sehari-hari, penting bagi remaja untuk tidak memendamnya sendirian dan berani mencari bantuan dari orang yang dipercaya.


Mahasiswa KKN juga menekankan pentingnya membangun lingkungan pertemanan yang saling mendukung. Sikap saling menghargai, tidak mudah menghakimi, serta mau mendengarkan teman menjadi hal sederhana yang dapat memberikan dampak positif bagi kesehatan mental.


Selain itu, para siswa didorong untuk lebih terbuka dalam berkomunikasi dengan orang tua, guru, maupun orang dewasa yang mereka percaya ketika menghadapi persoalan. Dengan adanya komunikasi yang baik, masalah yang dihadapi dapat dibicarakan bersama sehingga remaja tidak merasa harus menghadapi semuanya seorang diri.


Kegiatan sosialisasi berlangsung dengan antusias. Para siswa mengikuti materi dan mendapatkan kesempatan untuk memahami lebih jauh mengenai pentingnya menjaga kesehatan mental. Interaksi selama kegiatan juga membuat suasana sosialisasi menjadi lebih hidup dan tidak terasa monoton.


Bagi mahasiswa KKN IAI Sunan Kalijogo Malang kelompok Setyadharma, kegiatan tersebut bukan sekadar bagian dari program kerja selama berada di tengah masyarakat. Lebih dari itu, sosialisasi kesehatan mental menjadi bentuk kontribusi mahasiswa dalam memberikan edukasi yang diharapkan dapat bermanfaat bagi para siswa.


Kesehatan mental merupakan bagian penting dalam proses tumbuh kembang remaja. Dengan pengetahuan yang cukup, diharapkan para siswa mampu mengenali kondisi dirinya, menjaga hubungan yang sehat dengan lingkungan sekitar, serta memiliki keberanian untuk meminta bantuan ketika menghadapi persoalan yang sulit.


Melalui kegiatan di SMPN 2 Slamparejo ini, mahasiswa KKN Setyadharma berharap pesan mengenai pentingnya menjaga kesehatan mental dapat terus dibawa oleh para siswa dalam kehidupan sehari-hari. Sebab, membangun generasi muda yang sehat bukan hanya tentang mencetak anak-anak yang berprestasi secara akademik, tetapi juga membentuk pribadi yang mampu mengenali, mengelola, dan menjaga dirinya dengan baik.


Kegiatan tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa perhatian terhadap kesehatan mental remaja perlu dimulai dari lingkungan terdekat, termasuk sekolah. Dengan kepedulian dan dukungan bersama, remaja diharapkan dapat tumbuh menjadi generasi yang lebih percaya diri, tangguh, dan mampu menghadapi berbagai tantangan di masa depan.


Penulis 1 : Soady Abdulla  

Penulis 2 : Muhammad Zaqi Zaid Zidan  

Mahasiswa IAI Sunan Kalijogo Malang