Iklan

,

Mahasiswa KKN Tematik 116 Unhas Gelar Edukasi Pertanian Inovatif di SMP Negeri 2 Watang Pulu

Kabar Nusantara
Selasa, 28 Juli 2026, 19.09 WIB Last Updated 2026-07-28T12:09:31Z

Kabar Nusantara - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Inovasi Desa Gelombang 116 Universitas Hasanuddin melaksanakan program edukasi bertajuk “KEREN (Kreasi Edukasi Ramah Lingkungan Melalui Hidroponik dan Botol Bekas)” di SMP Negeri 2 Watang Pulu, Desa Mattirotasi, Kecamatan Watang Pulu, Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), Selasa (28/07/2026).


Program tersebut merupakan bagian dari implementasi KKN Tematik Inovasi Desa yang bertujuan meningkatkan kepedulian generasi muda terhadap pemanfaatan limbah plastik sekaligus memperkenalkan teknologi pertanian sederhana yang ramah lingkungan. Kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan kreativitas siswa dalam memanfaatkan barang bekas menjadi media tanam yang produktif serta mendukung penerapan konsep pertanian berkelanjutan.


Pelaksanaan kegiatan diawali dengan penyampaian materi mengenai pengenalan sistem hidroponik, manfaat pemanfaatan botol plastik bekas, serta praktik langsung pembuatan media hidroponik sederhana yang dapat diterapkan di lingkungan rumah maupun sekolah.


Penanggung jawab program kerja, Muhajir, mahasiswa Teknik Pertanian Universitas Hasanuddin, menjelaskan bahwa kegiatan ini dirancang sebagai upaya memberikan edukasi kepada siswa mengenai pentingnya inovasi di bidang pertanian sejak usia dini sekaligus meningkatkan kesadaran terhadap pengelolaan sampah plastik. 


“Melalui kegiatan ini kami ingin menunjukkan bahwa botol plastik bekas yang sering dianggap sebagai limbah ternyata masih memiliki nilai guna. Dengan sedikit kreativitas, botol bekas dapat dimanfaatkan sebagai media hidroponik sederhana yang mampu menghasilkan tanaman sehat sekaligus mengurangi pencemaran lingkungan,” ujar Muhajir.


Selama kegiatan berlangsung, para siswa mengikuti sosialisasi dengan antusias serta berpartisipasi dalam praktik pembuatan hidroponik sederhana. Guru-guru SMP Negeri 2 Watang Pulu turut mendampingi siswa selama proses pelaksanaan sehingga kegiatan berlangsung interaktif dan edukatif.


Pihak sekolah menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan program yang dinilai mampu memberikan pengalaman belajar baru kepada peserta didik melalui perpaduan antara teori dan praktik secara langsung.


“Kegiatan ini sangat bermanfaat karena memberikan pengetahuan baru kepada siswa mengenai pertanian modern yang mudah diterapkan. Kami berharap ilmu yang diperoleh hari ini dapat dipraktikkan kembali di rumah maupun di lingkungan sekolah sehingga menjadi kebiasaan positif bagi para siswa,” ungkap salah satu perwakilan guru SMP Negeri 2 Watang Pulu.


Melalui program tersebut, mahasiswa KKN Tematik Inovasi Desa Gelombang 116 Universitas Hasanuddin berharap edukasi mengenai pemanfaatan limbah plastik dan teknologi hidroponik sederhana dapat meningkatkan kepedulian masyarakat, khususnya generasi muda, terhadap pelestarian lingkungan serta mendorong lahirnya inovasi pertanian yang berkelanjutan di Desa Mattirotasi.