Iklan

,

SOSIALISASI PERAN GENERASI MUDA DALAM MEWUJUDKAN SIKAP BELA NEGARA

Kabar Nusantara
Jumat, 12 Juni 2026, 22.03 WIB Last Updated 2026-06-12T15:03:55Z


Kabar Nusantara - Pekanbaru, Dalam upaya meningkatkan kesadaran dan pemahaman generasi muda terhadap pentingnya bela negara, telah dilaksanakan kegiatan Sosialisasi Bela Negara dengan tema "Peran Generasi Muda dalam Mewujudkan Sikap Bela Negara" di panti asuhan AS-SALAAM NUR HIDAYAH pada Minggu, 17 Mei 2026, pukul 10.00 WIB hingga 12.00 WIB. Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa program studi farmasi, fakultas mipa dan kesehatan, Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI), dan pelajar, serta pemuda dari berbagai organisasi sebagai bentuk pembinaan karakter dan penguatan nilai-nilai kebangsaan.


Kegiatan sosialisasi dibuka oleh ketua pelaksana yang menyampaikan bahwa generasi muda merupakan aset bangsa yang memiliki peran penting dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Di tengah perkembangan teknologi dan arus globalisasi yang semakin pesat, pemuda diharapkan mampu menjadi generasi yang berkarakter, memiliki jiwa nasionalisme, serta mampu menghadapi berbagai tantangan yang dapat mengancam persatuan bangsa. Nilai-nilai bela negara perlu ditanamkan sejak dini agar tercipta generasi yang bertanggung jawab dan memiliki rasa cinta tanah air.


Dalam pemaparan materi dijelaskan bahwa bela negara tidak hanya diwujudkan melalui pengabdian di bidang militer, tetapi juga dapat dilakukan melalui tindakan sederhana dalam kehidupan sehari-hari. Bentuk bela negara antara lain menaati peraturan, menjaga persatuan dan kesatuan, menghormati keberagaman, menjaga lingkungan, serta berprestasi di bidang akademik maupun nonakademik. Hal tersebut sejalan dengan konsep pembinaan kesadaran bela negara yang menekankan pentingnya partisipasi seluruh warga negara dalam menjaga ketahanan bangsa. 



Narasumber juga menjelaskan bahwa generasi muda saat ini menghadapi berbagai tantangan, seperti penyebaran informasi palsu (hoaks), pengaruh budaya asing yang tidak sesuai dengan nilai bangsa, radikalisme, serta rendahnya kesadaran sosial. Oleh karena itu, pemuda harus mampu memanfaatkan teknologi dan media sosial secara bijak serta menjadi agen perubahan yang dapat memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitar. Semangat bela negara dapat diwujudkan melalui sikap kritis, kreatif, inovatif, dan bertanggung jawab dalam menggunakan teknologi digital. 


Selain penyampaian materi, kegiatan ini juga diisi dengan sesi diskusi interaktif yang memberikan kesempatan kepada peserta untuk menyampaikan pendapat dan pandangannya mengenai peran generasi muda dalam pembangunan bangsa. Antusiasme peserta terlihat dari banyaknya pertanyaan yang diajukan terkait implementasi nilai bela negara di lingkungan pendidikan maupun masyarakat. Diskusi tersebut menunjukkan bahwa generasi muda memiliki kepedulian yang tinggi terhadap masa depan bangsa dan negara.


Kegiatan sosialisasi ini dilaksanakan oleh mahasiswa 

Universitas Muhammdiyah Riau, yaitu:

1. resti shakilla mintawi (250205052)

2. andra zulaika 250205075

3. Risda Addini (250205059)

4. ⁠suci rahmadhani (250205081)

5. Alisa Eka Putri (250205069)

6. ⁠intan (250205073)

7. Muhammad luthfi rizqullah (250205070)

8. ⁠suci rahmadani (250205064)

9. ⁠Aura Ariqah (250205045)


Melalui kegiatan sosialisasi ini diharapkan seluruh peserta dapat memahami pentingnya bela negara sebagai hak dan kewajiban setiap warga negara. Generasi muda diharapkan mampu menjadi pelopor dalam menumbuhkan rasa cinta tanah air, memperkuat persatuan, serta berkontribusi aktif dalam pembangunan nasional demi mewujudkan Indonesia yang maju, berdaulat, dan sejahtera. Semangat bela negara harus terus ditanamkan agar menjadi bagian dari karakter generasi penerus bangsa dalam menghadapi tantangan masa depan. 


Sebagai bentuk tindak lanjut dari kegiatan sosialisasi ini, peserta diharapkan dapat menjadi agen perubahan yang mampu menyebarkan nilai-nilai bela negara kepada lingkungan sekitar. Penerapan sikap bela negara dapat dimulai dari hal-hal sederhana, seperti menjaga kerukunan antar sesama, menghargai perbedaan, berpartisipasi dalam kegiatan sosial, serta menggunakan media sosial secara bijak dan bertanggung jawab. Dengan adanya kesadaran dan partisipasi aktif dari generasi muda, diharapkan semangat bela negara dapat terus berkembang dan menjadi landasan dalam membangun bangsa yang lebih maju, kuat, dan berkarakter di tengah berbagai tantangan global yang semakin kompleks.