Kegiatan yang berlangsung khidmat dan penuh haru tersebut mengusung tema "Melangkah Pasti Menggapai Mimpi dengan Iman, Ilmu dari Al-Ma'arif Menuju Dunia dengan Akhlak dan Prestasi."
Dalam sambutannya, Pimpinan Pondok Pesantren Al Ma'arif, Ustadz Meiyanto, menyampaikan pesan mendalam kepada para santri yang telah menyelesaikan masa pendidikannya agar senantiasa menjaga akhlak mulia di mana pun berada.
"Jangan bangga dengan apa yang kau miliki. Belajarlah dari filosofi padi, semakin berisi semakin merunduk. Kalian harus tetap menjaga akhlak setelah selesai dari sini," pesannya di hadapan para santri, wali santri, dan tamu undangan.
Ustadz Meiyanto juga menyampaikan permohonan maaf apabila selama proses pendidikan terdapat kekhilafan dari dewan guru maupun pengelola pondok pesantren. Selain itu, ia memberikan apresiasi kepada Puskesmas setempat yang selama ini rutin melakukan pemantauan kesehatan para santri.
Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada seluruh wali santri yang telah memberikan dukungan penuh sehingga kegiatan pelepasan dapat terlaksana dengan baik dan sukses.
Sementara itu, Ketua Yayasan Pondok Pesantren Al-Ma'arif Babat Toman, Feri Oktariadi, mengungkapkan rasa bangga dan apresiasi kepada seluruh jajaran pengasuh serta tenaga pendidik yang telah mendedikasikan diri dalam membina para santri.
"Atas nama yayasan, kami menyampaikan rasa bangga kepada seluruh jajaran pondok pesantren yang telah bekerja keras mendidik para santri dengan penuh keikhlasan. Keberhasilan meluluskan 37 santri, serta diwisudanya 19 santri yang hafal Juz 'Amma, bahkan terdapat satu santri yang berhasil menghafal dua juz Al-Qur'an, merupakan bukti nyata bahwa pendidikan di PP Al-Ma'arif berkembang dengan sangat baik," ujarnya.
Menurutnya, capaian tersebut menjadi motivasi bagi seluruh elemen pondok pesantren untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan, baik dalam bidang keagamaan maupun akademik, sehingga mampu mencetak generasi yang berakhlak mulia dan berprestasi.
Acara pelepasan santri ini turut dihadiri oleh Camat Babat Toman yang diwakili oleh Lurah Babat, Lurah Mangun Jaya, Ketua BAZNAS Musi Banyuasin, Koordinator Wilayah Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, jajaran pengurus Yayasan Pondok Pesantren Al-Ma'arif, perwakilan PCNU Musi Banyuasin, serta PD IPARI Musi Banyuasin.
Kehadiran para tamu undangan menambah semarak sekaligus menjadi bentuk dukungan terhadap kemajuan pendidikan berbasis pesantren di Kabupaten Musi Banyuasin.
Dengan berakhirnya masa pendidikan tahun ajaran 2025/2026, para alumni diharapkan mampu mengamalkan ilmu yang telah diperoleh, menjaga akhlak, serta menjadi generasi yang siap berkontribusi bagi agama, bangsa, dan masyarakat.

