
Petugas PLN saat berupaya memperbaiki jaringan listrik pasca banjir bandang Siau, di Sitaro, Sulawesi Utara, Rabu (7/1/2025). Foto: PT.PLN
Kabar Nusantara – PT PLN (Persero) bergerak cepat memulihkan pasokan listrik di Pulau Siau, Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro), Sulawesi Utara, pascabanjir bandang dan tanah longsor yang terjadi pada Senin (5/1/2026) sekitar pukul 02.48 WITA.
Manager PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Tahuna, Dimas Adhi Prabowo, mengatakan bahwa dalam waktu kurang dari 30 jam, PLN berhasil menormalkan 31 gardu distribusi, sehingga 80 persen pelanggan terdampak kembali mendapatkan aliran listrik. “Sejak awal kejadian, kami langsung melakukan identifikasi jaringan terdampak dan melakukan pemulihan sistem secara bertahap,” ujarnya melalui keterangan resmi, Rabu (7/1/2026).
Dimas menjelaskan, proses pemulihan di lapangan menghadapi tantangan besar lantaran banyak lokasi masih tertutup material banjir dan kondisi medan sulit dijangkau. Meski demikian, seluruh pekerjaan tetap dilaksanakan sesuai standar operasional prosedur (SOP) dan ketentuan keselamatan ketenagalistrikan.
“PLN bergerak cepat sejak awal kejadian dengan mengutamakan keselamatan petugas dan masyarakat. Kami mengerahkan personel teknik untuk melakukan pembersihan serta perbaikan jaringan yang terdampak,” tambahnya.
PLN UP3 Tahuna juga terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah, aparat setempat, dan pihak terkait lainnya guna mempercepat proses pemulihan kelistrikan di wilayah terdampak.
Sementara itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sitaro melaporkan 16 orang meninggal dunia akibat banjir bandang yang menerjang sejumlah desa di Pulau Siau pada Senin dini hari. “Penanganan darurat yang telah dilaksanakan meliputi pencarian dan evakuasi korban, pembukaan akses jalan, serta pemulihan fasilitas umum strategis,” ujar Kepala Bidang Kedaruratan BPBD Sitaro, Sonny Belseran.