Iklan

,

Transaksi Misi Dagang Jatim di Singapura Capai Rp 4,163 Triliun di Bawah Kepemimpinan Gubernur Khofifah

Kabar Nusantara
Jumat, 14 November 2025, 12.00 WIB Last Updated 2025-11-14T05:12:56Z


Kabar Nusantara - Misi Dagang dan Investasi Jawa Timur yang dipimpin Gubernur Khofifah Indar Parawansa di Singapura mencatatkan hasil luar biasa. Total transaksi dagang yang tercapai menembus Rp 4,163 triliun, melalui 21 kesepakatan antara pelaku usaha kedua wilayah.


Gelaran East Java Trade and Investment Forum 2025 yang berlangsung di KBRI Singapura ini diikuti 31 pelaku usaha dari Jawa Timur dan 60 pelaku usaha dari Singapura. Beragam komoditas menjadi fokus transaksi, mulai dari produk pertanian, perikanan, peternakan, industri pengolahan, hingga parfum, skincare, bioteknologi, sepeda, dan perdagangan karbon.


Gubernur Khofifah menegaskan bahwa misi dagang ini tidak hanya mempertemukan pelaku usaha, tetapi juga membuka peluang pasar baru bagi produk unggulan Jawa Timur. “Forum ini menjadi ruang strategis untuk memperluas akses perdagangan dan memetakan potensi pasar di Singapura,” ujarnya.


Kinerja perdagangan Jawa Timur dan Singapura tercatat positif. Januari–Agustus 2025, Jawa Timur membukukan surplus USD 379,19 juta dengan nilai ekspor nonmigas mencapai USD 845,53 juta. Pada saat yang sama, perekonomian Jawa Timur tumbuh 5,22% (yoy) di Triwulan III 2025, melampaui pertumbuhan ekonomi nasional.


Sebagai bagian dari misi dagang, empat komitmen kerja sama perdagangan ditandatangani dan disaksikan langsung oleh Gubernur Khofifah. Penandatangan ini melibatkan:

  • CV Miracle Agro Spices × Openwave Computing Singapore Pte. Ltd.

  • Mitra Tani × Dio Yago Trading

  • PT Pratama Spices Indonesia × Whizmeal Pte. Ltd.

  • PT Charoen Pokphand Jaya Farm × N&N Agriculture Pte. Ltd.


Khofifah berharap capaian ini semakin memperkuat hubungan ekonomi Jawa Timur–Singapura serta mendorong peningkatan daya saing produk Jatim di pasar global.