Iklan

,

Sultan Naufal Haruni, Pemuda Asal Demak yang Sukses Gelar Lomba Esai Nasional dan Dorong Literasi Pelajar Indonesia

Kabar Nusantara
Kamis, 13 November 2025, 15.49 WIB Last Updated 2025-11-13T08:49:31Z

Kabar Nusantara - Semarang, 13 November 2025, Sosok muda asal Kabupaten Demak, Sultan Naufal Haruni, mencuri perhatian lewat kiprahnya sebagai Ketua Pelaksana Lomba Esai GULUNG (Gagasan Unggul Lewat Ungkapan Narasi Generasi) Tahun 2025. Di bawah koordinasinya, kegiatan yang digagas oleh Komunitas Beasiswa Unggulan Universitas Diponegoro (BU Undip) ini sukses menjaring 384 karya esai dari pelajar SMA/MA/SMK sederajat di seluruh Indonesia.


Dengan mengusung tema “Gagasan Pelajar, Pilar Masa Depan Indonesia”, Sultan membawa visi besar untuk menjadikan kegiatan ini sebagai wadah tumbuhnya budaya literasi di kalangan pelajar. Melalui lomba ini, para peserta diajak untuk menuangkan ide-ide segar, solusi inovatif, dan refleksi kritis terhadap berbagai persoalan bangsa.


Sultan, yang juga mahasiswa aktif program studi Peternakan Universitas Diponegoro dan penerima Beasiswa Unggulan Puslapdik Kemendikdasmen, menuturkan bahwa literasi bagi dirinya bukan sekadar tentang menulis, tetapi juga tentang menyuarakan perubahan.

“Melalui literasi, pelajar bisa menyampaikan pandangan, mengkritisi kondisi sosial, dan menghadirkan gagasan untuk masa depan Indonesia,” ujarnya.


Persiapan kegiatan ini tidaklah mudah. Sultan bersama tim panitia yang terdiri dari mahasiswa penerima Beasiswa Unggulan Undip bekerja selama lebih dari satu bulan untuk memastikan seluruh proses berjalan lancar. Mulai dari pendaftaran, seleksi karya, hingga koordinasi dengan dewan juri dan publikasi nasional.

Hasilnya, Lomba Esai GULUNG 2025 tidak hanya berlangsung sukses, tetapi juga mendapat sambutan luar biasa dari berbagai kalangan. Banyak sekolah dari berbagai provinsi ikut berpartisipasi, menjadikan ajang ini sebagai bukti bahwa semangat literasi di kalangan pelajar Indonesia terus tumbuh.



Selain mengumumkan karya terbaik nasional, panitia juga memberikan E-Sertifikat bagi seluruh peserta serta membuka transparansi nilai sebagai bentuk komitmen terhadap objektivitas dan keadilan penilaian.

Sultan berharap, kegiatan GULUNG dapat menjadi agenda literasi tahunan yang tidak hanya diikuti pelajar, tetapi juga menjadi gerakan bersama untuk membangun generasi muda yang kritis dan berintegritas.


“Saya ingin kegiatan seperti ini terus berlanjut. Semangat menulis dan berpikir kritis harus menjadi bagian dari karakter generasi muda Indonesia,” tegasnya.

Sultan berharap kegiatan ini dapat menjadi agenda tahunan Komunitas BU Undip dan terus menumbuhkan semangat literasi di kalangan pelajar Indonesia. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-2 Komunitas Beasiswa Unggulan Universitas Diponegoro, yang konsisten mendorong mahasiswa penerima beasiswa untuk berkontribusi nyata dalam pengembangan pendidikan dan literasi di Indonesia.